Modul Ajar P5: Batik Jumput

Identitas Modul

·       Mata Pelajaran: Seni Budaya

·       Kelas: 3A

·       Semester: Ganjil

·       Materi: Batik Jumput

·       Waktu: 3 x 45 menit

·       Kompetensi Dasar: Memahami dan mengidentifikasi teknik pembuatan batik jumput

Materi Ajar

Batik jumput adalah salah satu teknik pembuatan batik yang unik dan sederhana. Teknik ini melibatkan proses pengikatan kain dengan tali atau benang sebelum dicelupkan ke dalam pewarna. Pola yang dihasilkan tergantung pada cara kain diikat dan posisi pewarnaan. Batik jumput dikenal dengan pola yang acak dan penuh warna.

Komponen Inti

1.     Tujuan Pembelajaran:

o   Siswa dapat mengidentifikasi alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan batik jumput.

o   Siswa dapat menerapkan teknik jumput dalam pembuatan batik.

o   Siswa dapat mendemonstrasikan proses pewarnaan dan pengikatan kain.

1.     Alat dan Bahan:

o   Kain katun putih

o   Pewarna tekstil

o   Tali atau benang

o   Ember atau baskom

o   Sarung tangan karet

o   Air panas

Pemahaman Bermakna

Siswa akan memahami bahwa batik jumput merupakan bagian dari budaya tekstil Indonesia yang memperlihatkan kreativitas dalam seni pewarnaan kain. Teknik ini mengajarkan kesabaran dan keahlian dalam menciptakan pola yang menarik dan unik.

Pertanyaan Pemantik

·       Apa yang membedakan batik jumput dengan jenis batik lainnya?

·       Bagaimana cara mengikat kain agar mendapatkan pola yang diinginkan?

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan

1.     Apersepsi:

o   Guru memperlihatkan contoh-contoh batik jumput kepada siswa.

o   Diskusi tentang sejarah dan perkembangan batik jumput di Indonesia.

1.     Motivasi:

o   Menjelaskan pentingnya memahami teknik batik jumput sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Kegiatan Inti

1.     Demonstrasi:

o   Guru memperagakan langkah-langkah pembuatan batik jumput, mulai dari pengikatan kain hingga pewarnaan.

1.     Praktik:

o   Siswa mencoba membuat batik jumput secara berkelompok.

o   Setiap kelompok memilih pola yang berbeda untuk dihasilkan.

1.     Diskusi:

o   Siswa mendiskusikan hasil karya mereka dan tantangan yang dihadapi selama proses pembuatan.

Kegiatan Penutup

1.     Refleksi:

o   Siswa merefleksikan pengalaman mereka dalam mempraktikkan teknik jumput.

1.     Evaluasi:

o   Guru memberikan umpan balik terhadap hasil karya dan proses pembelajaran.

1.     Penugasan:

o   Sebagai tugas rumah, siswa diminta untuk menulis esai singkat tentang pengalaman mereka dalam membuat batik jumput dan hal baru yang dipelajari.

Dengan modul ini, diharapkan siswa dapat lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya Indonesia melalui seni batik jumput.

                                    Semarang, 07 Desember 2024

 




Mengetahui,

kepala madrasah                                                                              Wali Kelas   

 

Istolik Makmun,S.Ag.MM                                                   Yunita Nur Rahmasari,S.Pd



DOKUMENTASI KEGIATAN PEMBELAJARAN KARYA SISWA

PEMBUATAN BATIK JUMPUT